About Firmadani.com
4 May 2009 - 15:07

This site is built just to introduce me to the world wide web. This online pages is telling about me in more detail ways, you can see my CV, my works, my galleries and others.

Renungan Diri
4 Feb 2009 - 14:30

Kita cela zaman ini, padahal cela ada pada diri kita. Tidak ada cela pada zaman kita selain dari kita. Kita hina zaman yang tak berdosa. Andai zaman ini berbicara maka dia akan menghina kita.

Love You SuSE ....
29 Jan 2009 - 17:38

Akhirnya CLBK(cinta lama bersemi kembali) juga, dah sekian lama ga ketemu, bertahun-tahun terpisah oleh jarak dan waktu, akhirnya bersemi kembali.


Koneksi share Windows XP di Linux dengan Samba

Tahukah anda, bahwa perintah "mount" dan dengan bantuan perintah "findsmb" juga "smbclient" bisa digunakan untuk mengaktifkan sharing Windows XP didalam jaringan? Perintah "mount" tidak hanya digunakan untuk mengaktifkan disk-disk yang removeable seperti disket atau cdrom atau partisi Windows yang tidak aktif jika kita memiliki sistem dual boot dalam komputer kita sendiri.

Perintah "mount" sendiri bisa digunakan untuk mengaktifkan folder-folder yang disharing oleh Windows XP didalam jaringan, kemudian menyimpannya pada direktori /mnt atau dimana saja kita suka dalam komputer Linux yang kita gunakan.

sebelum kita mengaktifkan folder sharingnya Windows XP dalam jaringan, kita terlebih dahulu harus mencari komputer Windows XP mana yang memiliki folder yang di share kedalam jaringan, Untuk itu ada beberapa tool yang digunakan dalam Linux yang dapat mendeteksi sistem operasi Windows XP mana yang memiliki folder yang telah dishare. Diantaranya adalah perintah "findsmb" yang digunakan untuk mencari sistem operasi Windows yang memiliki sharing sistem aktif dalam jaringan. yang kedua adalah perintah "smbclient" yang digunakan untuk mendeteksi Windows dan mencari kemungkinan adanya folder apa saja yang share dan kemudian perintah "mount" akan mengaktifkan sharing Windows tersebut, dan disimpan pada direktori Linux seolah-olah folder share Windows tersebut berada dalam sistem operasi Linux yang sedang kita gunakan.

Pertama kita akan menggunakan perintah "findsmb" untuk mencari apakah ada Windows XP yang memiliki folder yang dishare dalam jaringan. perintahnya adalah cukup mengetikan "findsmb" pada terminal:

[root@linux]#findsmb

IP ADDR NETBIOS NAME WORKGROUP/OS/VERSION
--------------------------------------------------------------------------
192.168.1.150 PILP-05 +[HOME] [Windows 5.1] [Windows 2000 LAN Manager]
192.168.1.155 PPST-03 +[HOME] [Windows 5.1] [Windows 2000 LAN Manager]
192.168.1.132 PPST-11 +[HOME] [Windows 5.1] [Windows 2000 LAN Manager]

dst....

Dari sini kita mengetahui komputer mana saja yang mungkin memiliki sharing dan dapat digunakan untuk diaktifkan pada direktori kita yang bersistem operasi Linux.

(perintah "findsmb" selama ini masih tidak ditemukan di installasi Redhat di kampus LPKNF oleh karena itu programnya silahkan dicari sendiri di Internet)

Kemudian jika kita telah mengetahui, komputer mana saja yang mungkin dapat dideteksi untuk mencari folder sharingnya, maka langkah selanjutnya adalah kita gunakan perintah "smbclient" untuk mengetahui folder apa saja yang telah dishare oleh komputer Windows XP tersebut.

Dari output perintah "findsmb" diatas kita mengetahui ada tiga Windows XP yang memiliki protokol smb aktif yang dapat digunakan untuk koneksi antara Linux kita dengan sistem operasi Windows XP dalam sharing. maka selanjutnya kita gunakan perintah "smbclient". Untuk contoh diatas kita gunakan komputer 192.168.1.150 sebagai bahan percobaan untuk kita aktifkan folder sharingnya dan kita simpan mount pointnya pada direktori /mnt, maka langkah pertama adalah mendeteksi folder apa saja yang dishare,
perintahnya adalah:

[root@linux]#smbclient -L pilp-05 (hostnya tidak case-censitive)
added interface ip=192.168.1.5 bcast=192.168.1.255 nmask=255.255.255.0
Password:

Tekan saja tombol enter, tanpa harus memasukan password, maka akan keluar output sebagai berikut:

Domain=[HOME] OS=[Windows 5.1] Server=[Windows 2000 LAN Manager]

Sharename     Type   Comment
--------- ---- -------
My Documents Disk
IPC$ IPC Remote IPC
Documents Disk Default share
Sandie Disk
My Musics Disk
D Disk
ADMIN$ Disk Remote Admin
Comp Disk
C$ Disk Default share
 
Server Comment
------ -------
PILP-05 Sandie


Workgroup Master
--------- ------
RUANG-03 PILP-05

Output pada Linux anda mungkin berbeda dengan yang ditampilkan disini. Tapi itu tidak masalah, yang terpenting adalah kita dapat mengetahui folder apa saja yang di share oleh PILP-05. Maka disitu terdapat folder My Documents, Documents, Sandie, My Musics, D (drive d:), dan folder Comp.

TIP:
1.Argumen 'pilp-05' pada perintah diatas tidak bersifat case-censitive, huruf besar atau kecil itu sama saja, jadi pilp-05 dengan PILP-05 adalah sama.
2.Pada perintah diatas, 'pilp-05' bisa diganti dengan no IP address, maka perintahnya menjadi "smbclient -L 192.168.1.150".

Langkah selanjutnya adalah kita tinggal mengaktifkan folder mana yang akan kita simpan dalam sistem Linux kita, kita ambil contoh folder My Documents akan di "mount" dan kita simpan mount pointnya atau tempat penyimpanannya di direktori /mnt/pilp-05/MyDocuments didalam Linux kita.

maka urutan perintahnya adalah:

[root@linux]#mkdir -p /mnt/pilp-05/MyDocuments
[root@linux]#mount //pilp-05/My\ Documents -t smbfs /mnt/pilp-05/MyDocuments
Password:

Tekan saja tombol enter, tidak perlu mengetikan password. Maka sharing PILP-05 telah aktif dan berada pada direktori /mnt/pilp-05/MyDocuments

[root@linux]#cd /mnt/pilp-05/MyDocuments
[root@linux MyDocuments]#ls
My eBooks
My Musics
My Pictures
Docs
sandieBaek.sxi
lpknf.jpg

TIP:
1.Option -p pada perintah "mkdir" diatas akan membuat direktori dengan cara recursive, artinya jika folder 'pilp-05' tidak ada pada '/mnt' maka "mkdir" akan membuatnya, kemudian baru membuat direktori 'MyDocuments'.

Maka hingga saat ini kita telah berhasil mengaktifkan sharingnya 'PILP-05' yaitu folder 'My Documents' kedalam direktori '/mnt/pilp-05/MyDocuments'.

Untuk mengnonaktifkan sharing tersebut, maka perintah "umount" dapat digunakan juga untuk mematikan folder yang telah di "mount", untuk contoh diatas maka perintahnya adalah:

[root@linux]#umount /mnt/pilp-05/MyDocuments