About Firmadani.com
4 May 2009 - 15:07

This site is built just to introduce me to the world wide web. This online pages is telling about me in more detail ways, you can see my CV, my works, my galleries and others.

Renungan Diri
4 Feb 2009 - 14:30

Kita cela zaman ini, padahal cela ada pada diri kita. Tidak ada cela pada zaman kita selain dari kita. Kita hina zaman yang tak berdosa. Andai zaman ini berbicara maka dia akan menghina kita.

Love You SuSE ....
29 Jan 2009 - 17:38

Akhirnya CLBK(cinta lama bersemi kembali) juga, dah sekian lama ga ketemu, bertahun-tahun terpisah oleh jarak dan waktu, akhirnya bersemi kembali.


'history' of Bash

penjelasan:
Bash shell memiliki fasilitas yang dapat mempermudah penggunanya dalam menggunakan shell tersebut, diantaranya penggunaan history. "history" yaitu suatu perintah yang bersifat builtin dalam shell Bash, history dapat digunakan untuk mempermudah pengetikan perintah-perintah yang sudah diketikan agar kita tidak terlalu mengulang mengetikan perintah yang berukuran panjang kedalam shell untuk yang kedua kalinya.

penjelasan:
Bash shell memiliki fasilitas yang dapat mempermudah penggunanya dalam menggunakan shell tersebut, diantaranya penggunaan history. "history" yaitu suatu perintah yang bersifat builtin dalam shell Bash, history dapat digunakan untuk mempermudah pengetikan perintah-perintah yang sudah diketikan agar kita tidak terlalu mengulang mengetikan perintah yang berukuran panjang kedalam shell untuk yang kedua kalinya.

<!--pagenames:'history' of Bash - Page 1||'history' of Bash - Page 2-->

penggunaan:
Ketik perintah "history" pada terminal anda, maka disitu akan muncul nomor urut dari perintah, beserta perintahnya yang telah kita ketikan sebelumnya.

[root@linux]#history
1 cd ~
2 ls -l /etc | awk '{print $1,$9}'
3 ls /mnt/floppy/open_office
4 cat /etc/passwd | grep home
5 cat /etc/passwd | cut -f1,6,7 -d: | sed 's/:/ /g' > /mnt/floppy/user.txt
6 mount /mnt/floppy
6 ls /mnt/floppy
7 lp /mnt/floppy/user.txt

dst.....

Untuk memanfaatkan fasilitas history maka gunakan karakter tanda seru "!" pada terminal di ikuti oleh no urut dari perintah yang tertera pada output perintah "history". Untuk contoh diatas kita ingin mengulang perintah no 5, maka kita tidak harus mengetik ulang perintahnya sama persis seperti sebelumnya kita ketik, tetapi gunakanlah fasilitas history dari bash, maka perintahnya adalah:

[root@linux]#!5

(Cukup tanda seru dan angka lima.)
Perintah diatas akan mengeksekusi baris perintah no.5 dari nomor urut perintah "history" diatas, yaitu "cat /etc/passwd | cut -f1,6,7 -d: | sed 's/:/ /g' > /mnt/floppy/user.txt"

[root@linux]#!2

akan mengeksekusi perintah no urut 2 dari history, yaitu "ls -l /etc | awk '{print $1,$9}'" begitu juga seterusnya. Pada intinya penggunaan history adalah menggetikan tanda seru "!" diikuti oleh no urut dari history pada perintah "history".

Atau bisa juga dengan menggunakan karakter unik dari perintah yang ingin kita ketikan. Contoh, dari output perintah "history" diatas kita dapat melihat terdapat salah satu perintah yang bisa dikategorikan unik, yaitu pada urutan ke 6, yaitu perintah "mount /mnt/floppy". Kenapa dikatakan unik? karena perintah no 6 adalah perintah satu-satunya yang memiliki awalan yang berbeda dari perintah yang lain, yaitu huruf "m", maka penggunaan fasilitas history pada Bash shell dapat berupa:

[root@linux]#!m

maka perintah yang akan dieksekusi adalah perintah "mount /mnt/floppy", yaitu baris ke enam dari no urut. Juga perintah history akan membaca no urut baris history mulai dari bawah terlebih dahulu, artinya jika kita mengetikan perintah "!c" maka perintah yang pertama dari no urut perintah diatas yang akan dieksekusi terlebih dahulu adalah no 5 dan bukan no 4. Jadi mengetikan perintah "!c" sama dengan kita mengetik perintah "!5".

by:sandie